Friday, November 18, 2011

Jenis-Jenis Monitor Komputer

  1. Cathode Ray Tube 

Pada monitor CRT, layar penampil yang digunakan berupa tabung sinar katoda. Teknologi ini memunculkan tampilan pada monitor dengan cara memancarkan sinar elektron ke suatu titik di layar. Sinar tersebut akan diperkuat untuk menampilkan sisi terang dan diperlemah untuk sisi gelap.
Teknologi CRT merupakan teknologi termurah dibanding dengan kedua teknologi yang lain. Meski demikian resolusi yang dihasilkan sudah cukup baik untuk berbagai keperluan. Hanya saja energi listrik yang dibutuhkan cukup besar dan memiliki radiasi elektromagnetik yang cukup kuat.


2.  Liquid Crystal Display

Monitor LCD tidak lagi menggunakan tabung elektron tetapi menggunakan sejenis Cristal Liquid yang dapat berpendar. Teknologi ini menghasilkan monitor yang dikenal dengan nama Flat Panel Display dengan layar berbentuk pipih, dan kemampuan resolusi yang lebih tinggi dibandingkan dengan CRT. Karena bentuknya yang pipih, maka monitor jenis flat tersebut menggunakan energi yang lebih kecil dan banyak digunakan pada komputer-komputer portabel.

Kelebihan yang lain dari monitor LCD adalah adanya Brightness Ratio yang telah menyentuh angka 350:1. Brigtness Ratio merupakan perbandingan antara tampilan yang paling gelap dengan tampilan yang paling terang.
Liquid Crystal Display menggunakan Cristal Liquid yang dapat berpendar. Kristal cair merupakan molekul organik kental yang mengalir seperti cairan, tetapi memiliki struktur spasial seperti kristal (ditemukan oleh pakar Botani Austria – Rjeinitzer tahun 1888). Dengan menyorotkan sinar melalui kristal cair, intensitas sinar yang keluar dapat dikendalikan secara elektrik sehingga dapat membentuk panel-panel datar.

Lapisan-lapisan dalam sebuah LCD:
•    Polaroid belakang
•    Elektroda belakang
•    Plat kaca belakang
•    Kristal cair
•    Plat kaca depan
•    Elektroda depan
•    Polaroid depan

Elektroda dalam lapisan tersebut berfungsi untuk menciptakan medan listrik pada kristal cair, sedangkan polaroid digunakan untuk menciptakan suatu polarisasi.
Dari sisi harga, monitor LCD memang jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan monitor CRT. Dan beberapa kelemahan yang masih dimilikinya seperti kurang mampu digunakan untuk bekerja dalam berbagai resolusi, seperti misalnya monitor dengan resolusi 1024 X 768 akan terkesan agak buram jika dipekerjakan pada resolusi 640 X 420. Tetapi akhir-akhir ini kelemahan tersebut sudah mulai di atasi dengan teknik anti aliasing.

3. Plasma Gas
Monitor jenis ini menggabungkan teknologi CRT dengan LCD. Dengan teknologi yang dihasilkan, mampu membuat layar dengan ketipisan menyerupai LCD dan sudut pandang yang dapat selebar CRT.
Plasma gas juga menggunakan fosfor seperti halnya pada teknologi CRT, tetapi layar pada plasma gas dapat perpendar tanpa adanya bantuan cahaya di belakang layar. Hal itu akan membuat energi yang diserap tidak sebesar monitor CRT. Kontras warna yang dihasilkan pun lebih baik dari LCD. Teknologi plasma gas ini sering bisa kita jumpai pada saat pertunjukan-pertunjukan musik atau pertandingan-pertandingan olahraga yang spektakuler. Di sana terdapat layar monitor raksasa yang dipasang pada sudut-sudut arena tertentu. Itulah monitor yang menggunakan teknologi plasma gas.

Sunday, May 22, 2011

KOMPONEN VITAL DALAM INSTALASI JARINGAN KOMPUTER

Membangun suatu jaringan komputer, tentunya memiliki peralatan-peralatan vital atau syarat utama dalam membangun jaringan tersebut. dan yang harus dimiliki untuk membangun sebuah jaringan beserta fungsinya masing-masing dalam jaringan tersebut adalah :

1)    Komputer Server
Fungsi komputer Server adalah sebagai pusat data sebagai pintu masuk ke  dalam sistem jaringan dan berisikan daftar user yang diperbolehkan masuk ke server atau kedalam sistem jaringan tersebut.

2)    Komputer workstation (client)
Komputer client berfungsi  memanfaatkan jaringan untuk menghubungkan komputer tersebut dengan  komputer lain atau komputer tersebut dengan server. Pemanfaatan jaringan tersebut dapat berupa sharing data, sharing printer dan sebagainya.

3)    HUB/switch
Hub/switch berfungsi sebagai terminal atau pembagi sinyal data bagi kartu jaringan (Network Card).

4)    Kartu jaringan NIC
Sebuah kartu jaringan (LAN Card) yang terpasang pada sebuah komputer server maupun client berfungsi sebagai media untuk penghubung sehingga komputer dapat dihubungkan kedalam sistem jaringan

5)    Kabel dan Konektor
Kabel dan konektor berfungsi sebagai media penghubung antara komputer client dengan komputer client yang lain atau dengan peralatan lain yang digunakan untuk membentuk jaringan.




Saturday, May 7, 2011

TAHAPAN BELAJAR TIPOGRAFI

1. Pengenalan Anatomi Huruf.
Kita tidak mungkin dapat menilai seseorang itu cantik atau jelek, kalau kita tidak tahu apa itu wajah. Dan kita juga tidak bisa menilai seseorang itu anggun dan menarik, kalau kita tidak tahu apa itu tangan, kaki, badan, dsb. :). Begitu juga dengan Tipografi, Anda tidak mungkin dapat mengenali dengan baik sifat-sifat huruf yang akan Anda gunakan apabila Anda tidak mengetahui unsur-unsur yang membentuknya.

2. Pengenalan Bentuk dan Penerapannya pada Publikasi.
Pada tahap ini Anda harus belajar bagaimana baris-baris teks itu disusun dalam format yang benar. Memberi efek pada tulisan dengan benar. Mengatur jarak antar huruf, jarak antar baris dan sebagainya sehingga tulisan dapat dibaca dengan baik oleh publik. Mengatur besar kecilnya tulisan yang sesuai. Mengatur perataan yang proporsional sesuai degan sifat materi yang disampaikan dan sebagainya.

3. Mempelajari Legibility Teks dalam Publikasi.
Disini Anda diminta jeli dalam mengeksplorasi perbedaan antara berbagai jenis keluarga tulisan (typeface) dan tahu menempatkan huruf sesuai dengan citra yang akan ditampilkan. Eksperimen sangat diperlukan untuk menempa keahlian pada tahap ini.

Kalau Anda sudah menguasai ilmu tipografi, maka Anda akan menguasai sebagian unsur yang diperlukan oleh seorang desainer grafis.

by:RJB

Friday, April 29, 2011

perintah dasar di directory linux

1. md = untuk membuat direktori
2. rd= untuk menghapus direktori
3. vi namafile.text= untuk membuat file text
4. cd= untuk membuka direktori
5. cd ..= untuk keluar dari direktori
6. cd../(nama direkory) =untuk membuka direktori tanpa keluar dari direktory yang sedang kita buka
7. ls= untuk melihat isi dari direktori
8. dir = fungsinya sama dengan ls tapi ditampilkan dengan lebih lengkap
9. rm = untuk menghapus file text atau mengubah nama text
10. cp = menggandakan file atau direktori
11. mv = untuk mengubah nama file atau direktori atau perintah untuk memindahkan file
                dari tempat lama ke tempat yang baru
12. cat = perintah untuk melihat lebih lanjut isi dari sesuatu file
13. man (manual) = perintah untuk melihat manual dari suatu command (seperty
       perintah help/? dalam DOS)
14. useradd= untuk membuat user baru
15. userdel -r=untuk menghapus user
16. passwd (nama user)= untuk mengganti password user
17. clear = untuk membersihkan layar
18. shutdown -h 0 = perintah untuk menshutdown komputer
19. chown= untuk merubah user ID (owner) sebuah file atau direktori
20. chmod = untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file atau
       direktori
21. alias = untuk memberi nama lain dari sebuah perintah
22. whoami= untuk menanyakan kepemilika dari sebuah direktori

Thursday, April 28, 2011

CARA PEMASANGAN KABEL ROLLOVER

Urutan Warna :

Urutan Ujung A

1. Putih Orange
2. Orange
3. Putih Hijau
4. Biru
5. Putih Biru
6. Hijau
7. Putih Coklat
8. Coklat

Urutan Ujung B

1. Coklat
2. Putih Coklat
3. Hijau
4. Putih Biru
5. Biru
6. Putih Hijau
7. Putih Orange
8. Orange

PANDUAN PEMASANGAN KABEL UTP

1) Siapkan semua peralatan terutama kabel, konektor RJ-45 dan Crimping tool

2) Kupas bagian luar kabel (pembungkus kabel-kabel kecil) kira-kira sepanjang 1 cm dengan menggunakan pengupas kabel yang biasanya ada pada crimp tool (bagian seperti dua buah silet saling berhadapan itu untuk mengupas)

3) Susun kabel sesuai dengan keperluan. Untuk konektor pertama selalu susun dengan susunan standar untuk Stright atau T568A. Apabila anda merasa kurang nyaman dengan susunan kabel coba tarik sedikit semua kabel yang telah dikupas sementara tangan yang satu lagi memegang bagian kabel yang tidak terkupas. Kemudian susun kembali dengan cara memelintir dan membuka lilitan pasangan kabel.

4) Rapihkan susunan kabel dengan cara menekan bagian yang dekat dengan pembungkus kabel supaya susunan kabel terlihat rata.

Sunday, April 17, 2011

ELEMEN DASAR PHP

ELEMEN DASAR PHP

KARAKTER
Karakter dapat berupa sebuah huruf, sebuah angka tunggal, sebuah spasi, tanda kontrol seperti carriage return atausebuah simbol seperti + dan ?.

PENGENAL
Pengenal (identifier) banyak digunakan dalam program untuk memberi nama variabel, fungsi atau kelas. Aturan yang berlaku adalah :
Karakter yang dapat digunakan adalah huruf, angka atau garis bawah
Karakter pertama harus berupa huruf atau garis bawah
Panjang pengenal bisa berapa saja
Huruf kecil dan huruf kapital dibedakan, misalnya nama_barang berbeda dengan Nama_Barang atau NAMA_BARANG
Bukan berupa nama yang sudah tersedia (reserved word) pada PHP, misalnya printf, if, while dan sebagainya

TIPE DATA
Tipe data terbagi menjadi 3 macam, yaitu :
§ Integer
Menyatakan tipe data bilangan bulat dengan jangkauan kira-kira dari -2 milyar hingga +2 milyar.
§ Double
Menyatakan tipe data bilangan real atau float, yaitu bilangan yang mempunyai bagian pecahan
§ String
Menyatakan tipe data teks, misalnya berupa nama barang atau nama orang

KONSTANTA
Konstanta menyatakan nilai yang tetap di dalam program. Istilah konstanta juga dikenal dengan nama literal. PHP juga menyediakan konstanta simbolis yang mempunyai nama dan didefinisikan dengan menggunakan define. Pada PHP dikenal sejumlah karakter yang menggunakan penulisan secara khusus yaitu didahului dengan simbol backslash (\), misalnya \n artinya newline (karakter pindah baris).
Daftar karakter yang diawali dengan tanda \ :
Penulisan Karakter yang dimaksud
\” Petik ganda
\\ Backslash
\$ Tanda dollar
\n Pindah baris
\r Carriage return
\t Tab
\x00 sampai \xFF Karakter Hexadecimal
Contoh :


Pemakaian KONSTANTA


\n”);
printf(”Jangan lupa %s mencoba contoh program \”di rumah\” yaa…!”, nama);
?>



VARIABEL
Digunakan dalam program untuk menyimpan nilai yang berubah-ubah. Variabel dapat dibayangkan seperti kotak yang dapat menyimpan data dan mengganti data yang sudah disimpan tersebut. Variabel dalam PHP selalu ditulis dengan awalan $.
Berbeda dengan bahasa C atau Pascal, PHP tidak memerlukan pendeklarasian variabel. Anda dapat memberikan nilai ke suatu variabel kapan saja bahkan dapat mengubah nilainya.
Contoh :


Pemakaian VARIABEL


\n”, $gaji);
$gaji=”Empat Juta Rupiah”;
printf(”Gaji sekarang adalah %s
\n”, $gaji);
?>


Hasil :
Gaji semula adalah Rp. 4000000
Gaji sekarang adalah Empat Juta Rupiah
PHP menyediakan perintah untuk melakukan konversi dari suatu tipe data ke tipe data yang lain. Salah satu diantaranya adalah SETTYPE.
Contoh :


Pemakaian SETTYPE


\n”);
settype($suhu, “double”);
printf(”Tipe Double : $suhu
\n”);
settype($suhu, “integer”);
printf(”Tipe Integer : $suhu
\n”);
?>


Hasil :
Tipe String : 28.3 derajat Celcius di ketinggian 1000 meter
Tipe Double : 28.3
Tipe Integer : 28
Bila Anda ingin mengkonversi dari suatu tipe data ke tipe data yang lain, tetapi tidak mengubah tipe variabel bersangkutan, Anda bisa menggunakan fungsi INTVAL, DOUBLEVAL dan STRVAL.
Selain menggunakan tiga fungsi di atas, dapat juga diguanakan cara CAST yaitu dengan mengubah tipe ekspresi yang akan diproses. Caranya di depan ekspresi yag akan diproses ditambahkan (INT), (DOUBLE) dan (STRING)
Contoh :


Pemakaian KONVERSI


\n”);
printf(”Tipe Double : %s
\n”, doubleval($suhu));
printf(”Tipe Integer : %s

\n”, (int)($suhu));
$bil=28;
$suhu=strval($bil); printf(”Suhu hasil konversi ke STRING : %s”, $suhu);
?>


Hasil :
Tipe String : 28.3 derajat Celcius di ketinggian 1000 meter
Tipe Double : 28.3
Tipe Integer : 28
Suhu hasil konversi ke STRING : 28
OPERATOR
Adalah simbol yang digunakan dalam program untuk melakukan suatu operasi, misalnya penjumlahan atau perkalian, perbandingan bahkan memberikan nilai ke variabel.

1. Operator matematika
OPERATOR KEGUNAAN PRIORITAS
+
-
*
/
%
++
– Penjumlahan
Pengurangan
Perkalian
Pembagian
Sisa Pembagian
Penaikan
Penurunan Ketiga
Ketiga
Kedua
Kedua
Kedua
Pertama
Pertama
Contoh :


Pemakaian Operator Aritmetika


\n”, 6+1);
printf(”6 - 1 = %d
\n”, 6-1);
printf(”6 * 1.5 = %f
\n”, 6*1.5);
printf(”6 / 1.5 = %f
\n”, 6/1.5);
print(”Nilai 6 % 5 adalah “); print(6 % 5);
$x=6;
printf(”
\n Nilai ++ dari x=6 adalah “); print(++$x);
$x=6;
printf(”
\n Nilai – dari x=6 adalah “); print(–$x);
?>



2. Prioritas Operator
PRIORITAS OPERATOR
Tertinggi
Terendah ( ) { }
~ ! ++ — $ &
+ -
< > <= >=
== !=
&
^
!
&&
||
= += -= /= &= |= ^= .=
AND (&&)
XOR (||)
OR

3. Operator Pemanipulasi BIT
OPERATOR KEGUNAAN Contoh:
& DAN 10 (1010)
12 (1100)
&
8 (1000)
| ATAU 10 (1010)
12 (1100)
&
8 (1000)
^ ATAU
eksklusif 10 (1010)
12 (1100)
!
14 (1110)
Contoh :


Pemakaian Operator Pemanipulasi BIT


\n”, $bil1&$bil2);
printf(”10 | 12 menghasilkan nilai : %d
\n”, $bil1|$bil2);
printf(”10 ^ 12 menghasilkan nilai : %d
\n”, $bil1^$bil2);
?>



4. Operator Penugasan
OPERATOR KEGUNAAN Contoh:
+= Menambah variabel di sisi kiri dengan nilai di sisi kanan X+=2;
sama dengan X:=X+2;
-= Mengurangi variabel di sisi kiri dengan nilai di sisi kanan X-=2;
sama dengan X:=X-2;
/= Membagi variabel di sisi kiri dengan nilai di sisi kanan X/=2;
sama dengan X:=X/2;
Contoh :


Pemakaian Operator Penugasan


\n”);
printf(”Nilai x+=5 adalah : %d
\n”, $bil1+=5);
$bil1=15;
printf(”Nilai awal x=15
\n”);
printf(”Nilai x-=5 adalah : %d
\n”, $bil1-=5);
$bil1=15;
printf(”Nilai awal x=15
\n”);
printf(”Nilai x/=5 adalah : %d
\n”, $bil1/=5);
?>



5. Operator Perbandingan

Operator Makna
==
< >
<= >=
!=
<> sama dengan
lebih kecil
lebih besar
lebih kecil sama dengan
lebih besar sama dengan
tidak sama dengan
tidak sama dengan
Hasil perbandingan akan bernilai 1 jika benar dan bernilai 0 jika salah
Contoh :


Pemakaian Operator Perbandingan


\n”);
printf(”Apakah 1 < 2 ? %d
\n”, $a < $b); printf(”Apakah 1 > 2 ? %d
\n”, $a > $b);
printf(”Apakah Halo sama dengan HALO ? %d
\n”, $S1 == $S2);
?>



6. Variabel-variabel
Pada PHP terdapat istilah variabel-variabel. Hal ini memungkinkan nama variabel ditentukan dan digunakan secara dinamis. Misalnya :
$kota=”Bandung”; akan mengisikan string “Bandung” ke variabel kota
$$kota=1000000; akan menyebabkan variabel yang namanya tercantum dalam variabel kota akan diisi dengan 1000000. Instruksi ini sama dengan $Bandung=1000000;
Penulisan $$kota dapat juga ditulis menjadi ${$kota}, dengan cara ini maka akan menghasilkan $ diikuti dengan isi $kota.
Contoh :


Pemakaian Variabel-variabel


\n”);
print(”\${\$kota} = ${$kota}
\n”);
print(”\$Bandung = $Bandung
\n”);
?>

Wednesday, March 30, 2011

CARA KERJA ANTI VIRUS KOMPUTER

Program anti virus komputer sebenarnya terbagi atas 3 macam, yaitu:

1. Fix
Sebuah program yang dapat mendeteksi dan menghancurkan hanya satu virus. Harus dijalankan terlebih dahulu kemudian program akan mencari dan menghapus virus tertentu. Contohnya : Fixnimda (dari
NAV), FixCodered (dari NAV), dll.

2. Antidot
Sebuah program yang dapat menangkap, mendeteksi beberapa jenis virus dan menghapusnya. Sama seperti program fix, harus dijalankan terlebih dahulu kemudian akan mencari file yang terinfeksi maupun file virus tertentu Contohnya Wedash Anti Dot 2004.

3. Antivirus
Sebuah program yang dapat menangkap, mendeteksi dan menghapus banyak jenis virus. Dapat otomatis menangkap file yang terinfeksi dan menghapusnya.
   
Tetapi yang saya bahas pada bagian ini cuma tentang cara kerja dari suatu anti virus komputer pada saat ini:

   Anti virus komputer pada saat ini umumnya bekerja dengan cara:

1. Melakukan Pendeteksian dengan menggunakan basis data virus signature (virus signature database).

Cara kerja antivirus ini merupakan pendekatan yang banyak digunakan oleh antivirus tradisional, yang mencari tanda-tanda keberadaan dari virus dengan menggunakan sebagian kecil dari kode virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, dan telah dikatalogisasi sesuai dengan jenisnya, ukurannya, daya hancurnya dan beberapa kategori lainnya. Cara ini terbilang cepat dan dapat diandalkan untuk mendeteksi virus-virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, tapi tidak dapat mendeteksi virus yang baru hingga basis data virus signature yang baru diinstalasikan ke dalam sistem. Basis data virus signature ini dapat diperoleh dari vendor antivirus dan umumnya dapat diperoleh secara gratis melalui download atau dengan cara berlangganan (subscription).

2. Pendeteksian dengan melihat cara bagaimana virus bekerja:

Cara kerja antivirus seperti ini merupakan pendekatan yang baru yang dipinjam dari teknologi yang diterapkan dalam Intrusion Detection System (IDS). Cara ini sering disebut juga sebagai Behavior-blocking detection. Cara ini menggunakan policy (kebijakan) yang harus diterapkan untuk mendeteksi keberadaan sebuah virus. Jika ada kelakuan perangkat lunak yang "tidak wajar" menurut policy yang diterapkan, seperti halnya perangkat lunak yang mencoba untuk mengakses address book untuk mengirimkan e-mail secara massal terhadap daftar e-mail yang berada di dalam address book tersebut (cara ini sering digunakan oleh virus untuk menularkan virus melalui e-mail), maka antivirus akan menghentikan proses yang dilakukan oleh perangkat lunak tersebut. Antivirus juga dapat mengisolasi kode-kode yang dicurigai sebagai virus hingga administrator menentukan apa yang akan dilakukan selanjutnya. Keuntungan dari cara ini adalah antivirus dapat mendeteksi adanya virus-virus baru yang belum dikenali oleh basis data virus signature. Kekurangannya, jelas karena antivirus memantau cara kerja perangkat lunak secara keseluruhan (bukan memantau berkas), maka seringnya antivirus membuat alarm palsu atau "False Alarm" (jika konfigurasi antivirus terlalu "keras"), atau bahkan mengizinkan virus untuk berkembangbiak di dalam sistem (jika konfigurasi antivirus terlalu "lunak"), terjadi false positive. Beberapa produsen menyebut teknik ini sebagai heuristic scanning.
Antivirus yang menggunakan behavior-blocking detection ini masih sedikit jumlahnya, tapi di masa yang akan datang, kemungkinan besar semua antivirus akan menggunakan cara ini. Beberapa antivirus juga menggunakan dua metode di atas secara sekaligus

CARA KERJA VIRUS KOMPUTER

Sebenarnya bagaimana virus dapat menginfeksi komputer?

Pada bagian ini saya akan menjelaskan cara kerja dari virus komputer tersebut:

Suatu virus pertama kali harus dijalankan sebelum ia mampu untuk menginfeksi suatu komputer.ada berbagai macam cara agar virus ini dijalankan oleh korban, misalnya dengan menempelkan dirinya pada suatu program yang lain.ada juga virus yang jalan ketika anda membuka suatu tipe file tertentu. Kadangkala virus juga memanfaatkan celah keamanan yang ada pada komputer anda (baik sistem operasi atau aplikasi), dengan memanfaatkan hal-hal tersebut virus dapat berjalan dan kemudian akan menyebarkan dirinya sendiri secara otomatis.anda juga dapat menerima suatu file yang sudah terinfeksi virus dalam attachment e-mail anda. Begitu file tersebut anda jalankan, maka kode virus akan berjalan dan mulai menginfeksi komputer anda dan bisa menyebar pula ke semua file yang ada di jaringan komputer anda.

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN WIRELESS

Kekurangan wireless, antara lain :

1. Kualitas sinyal akan dipengaruhi oleh provokasi udara, artinya kualitas koneksi saat cuaca bagus akan berbeda  dengan kualitas koneksi saat cuaca buruk (jika digunakan diluar gedung) dan akan dipengaruhi oleh batas-batas dinding gedung.
2. Mahal dalam investasi jika dibanding dengan menggunakan kabel.
3. Kemungkinan penyadapan koneksi lebih besar terjadi dibanding menggunakan media kabel.
4. Biaya peralatan mahal
5. Keamanan data rentan
6. Interferensi gelombang radio
7. Delay (kelambatan) yang sangat besar
8. Produk dari produsen yang berbeda kadang-kadang tidak kompatibel.

Kelebihan Wireless, antara lain :

1. Biaya pemeliharaan murah
2. Pembagunan jaringan cepat
3. Mudah dikembangkan
4. Mudah dan murah untuk direlokasi
5. Infrastruktur berdimensi kecil
6. Berbagi sumber file dapat dipindah-pindahkan dengan mudah tanpa menggunakan kabel.
7. Mudah untuk di-setup dan handal sehingga cocok untuk pemakaian di kantor atau di rumah.

MEDIA TRANSMISI WIRELESS

Ada 2 media transmisi yang digunakan oleh wireless yaitu :

1. Frekuensi Radio ( RF)

Contoh penggunaannya adalah pada stasiun radio, stasiun TV, telepon cordless dll. RF selalu dihadapi oleh masalah spektrum yang terbatas, sehingga harus dipertimbangkan cara memanfaatkan spektrum secara efisien. Wireless menggunakan RF sebagai media transmisi karena jangkauannya jauh, dapat menembus tembok, mendukung mobilitas yang tinggi, meng-cover daerah jauh lebih baik dari IR dan dapat digunakan di luar ruangan. Wireless di sini menggunakan pita ISM dan memanfaatkan teknik spread spectrum (DS atau FH).

1. DS adalah teknik yang memodulasi sinyal informasi secara langsung dengan kode-kode tertentu (deretan kode Pseudonoise/PN dengan satuan chip).

2. FH adalah teknik yang memodulasi sinyal informasi dengan frekuensi yang loncat-loncat (tidak konstan). Frekuensi yang berubah-ubah ini dipilih oleh kode-kode tertentu

3. Jarak yang menjadi pemisah antar frequency dinamakan SPECTRUM.

4. Bagian terkecil dari spectrum disebut dengan BAND.

5. Satuan untuk mengukur jumlah perulangan dari satu gelombang ke gelombang yang terjadi dalam hitungan detik disebut satuan HERTZ (Hz). Hertz sendiri , diambil dari nama orang yang pertama kali melakukan percobaan mengirim dan menangkap gelombang radio, yaitu HEINRICH HERTZ. Satu hertz dihitung sebagai jarak antara satu gelombang ke gelombang berikutnya. Dan sinyal radio itu umumnya berada pada frequency ribuan, jutaan, atau milyaran hertz (KHz, MHz, GHz).

2. InfraRed (IR)

Infrared banyak digunakan pada komunikasi jarak dekat, contoh paling umum pemakaian IR adalah remote control (untuk televisi). Gelombang IR mudah dibuat, harganya murah, lebih bersifat directional, tidak dapat menembus tembok atau benda gelap, memiliki fluktuasi daya tinggi dan dapat diinterferensi oleh cahaya matahari. Pengirim dan penerima IR menggunakan Light Emitting Diode (LED) dan Photo Sensitive Diode (PSD). Wireless jaringan juga menggunakan IR sebagai media transmisi karena IR dapat menawarkan data rate tinggi sekitar (100-an Mbps), dengan pemakaian daya yang kecil. Wireless jaringan dengan IR memiliki tiga macam teknik, yaitu Directed Beam IR (DBIR), Diffused IR (DFIR) dan Quasi Diffused IR (QDIR).

Monday, March 28, 2011

Kategori Twisted Pair Cable


Kategori kabel
Type
Feature
Type CAT 1
UTP
Analog (biasanya digunakan di perangkat telephone pada umumnya dan pada jalur ISDN –integrated service digital networks. Juga untuk menghubungkan modem dengan line telepon)
Type CAT 2
UTP
Up to 1 Mbits (sering digunakan pada topologi token ring)
Type CAT 3
UTP, STP
16 Mbits data transfer (sering digunakan pada topologi token ring atau 10BaseT)
Type CAT 4
UTP, STP
20 Mbits data transfer (biasanya digunakan pada topologi token ring)

Type CAT 5

100 Mbits data transfer / 22 db
Type CAT 5enhanced
UTP, STP
1 Gigabit Ethernet up to 100 meters - 4 copper pairs (kedua jenis CAT5 sering digunakan pada topologi token ring 16Mbps, Ethernet 10Mbps atau pada Fast Ethernet 100Mbps)

Type CAT 6
Up to 155 MHz or 250 MHz
2,5 Gigabit Ethernet up to 100 meters or 10
Gbit/s up to 25 meters . 20,2 db
(Gigabit Ethernet)

Type CAT 7
Up to 200 MHz or 700 Mhz
Giga-Ethernet / 20.8 db
(Gigabit Ethernet)

Saturday, March 26, 2011

Hubungan antara model OSI dengan protokol Internet

Model OSI
TCP/IP
Protocol TCP/IP
No
Lapisan

Nama Protokol
Kegunaan
7
Aplikasi
Aplikasi
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)
Protokol untuk distribusi IP pada jaringan dengan jumlah IP yang terbatas
DNS (Domain Name Server)
Data base nama domain mesin dan nomer IP
FTP (File Transfer Protocol)
Protokol untuk transfer file
HTTP (Hyper Text Transfer Protocol)
Protokol untuk transfer file HTML dan Web
MIME (Multipurpose Internet Mail Extention)
Protokol untuk mengirim file binary dalam bentuk teks
NNTP (Network News Transfer Protocol)
Protokol untuk menerima dan mengirim newsgroup
POP (Post Office Protocol)
Protokol untuk mengambil mail dari server
SMB (Server Message Block)
Protokol untuk transfer berbagai server file DOS dan Windows
6
Presentasi
SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)
Protokol untuk pertukaran mail
SNMP (Simple Network Management Protocol)
Protokol untuk menejemen jaringan
Telnet
Protokol untuk akses dari jarak jauh
TFTP (Trivial FTP)
Protokol untuk transfer file
5
Sessi
NETBIOS (Network Basic Input Output System)
BIOS jaringan standar
RPC (Remote Procedure Call)
Prosedur pemanggilan jarak jauh
SOCKET
Input Output untuk network jenis BSD-UNIX
4
Transport
Transport
TCP (Transmission Control Protocol)
Protokol pertukaran data berorientasi (connection oriented)
UDP (User Datagram Protocol)
Protokol pertukaran data non-orientasi (connectionless)
3
Network
Internet
IP (Internet Protocol)
Protokol untuk menetapkan routing
RIP (Routing Information Protocol)
Protokol untuk memilih routing
ARP (Address Resolution Protocol)
Protokol untuk mendapatkan informasi hardware dari nomer IP
RARP (Reverse ARP)
Protokol untuk mendapatkan informasi nomer IP dari hardware
2
Data link LLC
Network interface
PPP (Point to Point Protocol)
Protokol untuk point ke point

Data Link
MAC

SLIP (Serial Line Internet Protocol)
Protokol dengan menggunakan sambungan serial
1
Fisik

Ethernet, FDDI, ISDN, ATM

Tipe Jaringan

Tipe Jaringan terkait erat dengan sistem operasi jaringan. Ada dua type jaringan, yaitu :
 a) Jaringan Client-Server
Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputer-komputer lain di dalam jaringan dan client adalah komputer-komputer yang menerima atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server. Server di jaringan tipe client-server disebut dengan Dedicated Server karena murni berperan sebagai server yang menyediakan fasilitas kepada workstation dan server tersebut tidak dapat berperan sebagai workstation.
 

Keunggulan
•    Kecepatan akses lebih tinggi karena penyediaan fasilitas jaringan dan pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh satu komputer (server) yang tidak dibebani dengan tugas lain seperti sebagai workstation.
•    Sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik, karena terdapat sebuah komputer yang bertugas sebagai administrator jaringan, yang mengelola administrasi dan sistem keamanan jaringan.
•    Sistem backup data lebih baik, karena pada jaringan client-server backup dilakukan terpusat di server, yang akan membackup seluruh data yang digunakan di dalam jaringan.

Kelemahan
•    Biaya operasional relatif lebih mahal.
•    Diperlukan adanya satu komputer khusus yang berkemampuan lebih untuk ditugaskan     sebagai server.
•    Kelangsungan jaringan sangat tergantung pada server. Bila server mengalami gangguan maka secara keseluruhan jaringan akan terganggu.

b) Jaringan Peer To Peer
Bila ditinjau dari peran server di kedua tipe jaringan tersebut, maka server di jaringan tipe peer to peer diistilahkan non-dedicated server, karena server tidak berperan sebagai server murni melainkan sekaligus dapat berperan sebagai workstation.

Keunggulan

•    Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai fasilitas yang dimilikinya seperti: harddisk, drive, fax/modem, printer.
•    Biaya operasional relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe jaringan client-server, salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan.
•    Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server. Sehingga bila salah satu komputer/peer mati atau rusak, jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.

Kelemahan
•    Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit, karena pada jaringan tipe peer to peer setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada. Di jaringan client-server, komunikasi adalah antara server dengan workstation.
•    Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client-server, karena setiap komputer/peer disamping harus mengelola pemakaian fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri.
•    Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur keamanan masing-masing fasilitas yang dimiliki.
•    Karena data jaringan tersebar di masing-masing komputer dalam jaringan, maka backup harus dilakukan oleh masing-masing komputer tersebut.

Jenis-jenis Jaringan

a)    Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (resouce, misalnya printer) dan saling bertukar informasi.

b)    Metropolitan Area Network (MAN)
Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.

c)    Wide Area Network (WAN),
Jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.

d)    Internet
Sebenarnya terdapat banyak jaringan di dunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda. Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak compatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.

e)    Wireless (Jaringan tanpa kabel),
Jaringan tanpa kabel merupakan suatu solusi terhadap   komukasi yang tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Misalnya orang yang ingin mendapat informasi atau melakukan komunikasi walaupun sedang berada diatas mobil atau pesawat terbang, maka mutlak jaringan tanpa kabel diperlukan karena koneksi kabel tidaklah mungkin dibuat di dalam mobil atau pesawat. Saat ini jaringan tanpa kabel sudah marak digunakan dengan memanfaatkan jasa satelit dan mampu memberikan kecepatan akses yang lebih cepat
dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel.

f)      WIMAX (Worldwide Interoperability for Microwave)
Merupakan teknologi akses nirkabel  yang memiliki kecepatan akses yang tinggi yang mampu mentransfer data hingga 70 MBps dengan jangkauan yang luas sampai 50km. WiMAX merupakan evolusi dari teknologi BWA (broadband wireless accses).

Friday, March 25, 2011

Klasifikasi permasalahan pengoperasian PC

Permasalahan komputer dapat diidentifikasi melalui post dan melihat gejala-gejala yang    dimunculkan oleh PC baik melalui beep , pesan, secara visual dilayar monitor dan kinerja secara internal ( didalam PC  sendiri ). Maupun external ( dengan bantuan peralatan diluar PC)

Permasalahan PC dapat diklsifikasi mernjadi 2 kelompok 

Internal.
Permasalahan hard ware secara internal yaitu : permasalahan yang muncul pada komponen sistem computer yang meliputi isi computer, CPU yaitu : main board, VGA CARD, CHIP BIOS, RAM, SOUND, PROCESOR, HARD DISK, CD ROOM, POWER SUPLLY, dan komponen yang lain yang terpasang seperti monitor, keyboard, mouse.

External.
Permasalahan hard ware secara external yaitu permasalahan yang muncul pada komponen sistem computer yang terpasang diluar computer & berfungsi sebagai fasilitas pelengkap computer, diantaranya yaitu printer, modem external, TV tuner external, scanner dsb.

Diagnosa Pesan Kesalahan POST


NO
GEJALA
DIAGNOSA
PESAN / PERINGATAN KESALAHAN.
1
Booting terhenti setelah berhasil melakukan POST
1.       Instalasi fisik hard disk, setting device prioritas pada CMOS setiap bermasalah.
2.       Kerusakan pada sistem operasi mungkin file sistem operasi rusak, hilang, terkena virus, berganti nama atau berpindah folder.
2
Kinerja Booting sampai ke Windows berlangsung dengan lambat.
1.       Menejen memory bermasalah.
2.       Kerusakan pada system operasi, munh=gkin file sistem opersi rusak, hilang, terkena virus, berganti nama atau berpindah folder

3
Windows explorer tidak dapat dijalankan, tidak dapat mengcopy, mengganti nama file, dll
Kerusakan pada sisitem operasi, mungkin file windows explorer rusak, hilang, terkena virus, berganti nama, atau berpindah folder.
4
Start menu tidak dapat dijalankan
Kerusakan pada sistem operasi, mungkin file windows explorer rusak, hilang, terkena virus, berganti nama, atau berpindah folder.
5
Prosedur shut down tidak dapat dijalankan.
Kerusakan pada sistem operasi, mungkin file windows explorer rusak, hilang, terkena virus, berganti nama, atau berpindah folder.
6
Prosedur shut down berhenti sebelum computer benar-benar mati.
1.       Reset CMOS batre.
2.       Kerusakan pada sisitem operasi, mungkin file windows explorer rusak, hilang, terkena virus, berganti nama, atau berpindah folder.
7
Mencetak tidak sesuai dengan yang diinginkan, misalnya berulang-ulang, hal tidak sesuai.
Setting printer belum sesuai.
8
Disk dan CD room tidak terdeteksi.
1.       Hubungan instalasi fisik & ppwer disk / cd room dengan main board bermasalah.
2.       Shut up di BIOS belum sesuai.
3.       Aktifasi Hardware disk drive di windows bermasalah.
9
Disk atau CD ROOM tidak dapat membaca data.
1.       Disket atau CD room yang dibaca bermasalah.
2.       Head / sensor baca (optik) bermasalah, mungkin kotor =, setting fisik berubah atau sudah lemah (rusak)